Showing posts with label life style. Show all posts
Showing posts with label life style. Show all posts

Tuesday, February 1, 2011

Working Rules : For Our Professional Life

Ada beberapa aturan tidak tertulis yang sering dilanggar, atau seenak nya disepelekan oleh beberapa orang. Dalam hal pekerjaan, hal ini jelas sangat mengganggu. Selain itu, kredibilitas yang bersangkutan pun ikut turun. Belum lagi soal pekerjaan yang pada akhirnya terkena imbasnya. 
Nah, ada beberapa aturan, saran, yang saya tahu, dan biasa saya lakukan. 
Terutama bila kita bekerja dengan teman sendiri. teman adalah teman, namun pekerjaan tetap harus dijalankan secara profesional.
  1. Bedakan urusan personal dengan urusan pekerjaan. Mutlak untuk profesionalitas. Walaupun bekerja dengan teman, pacar, saudara usahakan ada batasan jelas. 
  2. Jika mengundang meeting usahakan jauh-jauh hari. Maksimal sehari sebelumnya, kecuali untuk meeting darurat. Penting agar yang kita undang dapat mempersiapkan waktu dan segala hal lain nya. Selalu tanamkan pemikiran "semua orang sibuk dan punya urusan masing-masing"
  3. Jika diundang, beri respon dengan jawaban bisa/tidak. Bila Tidak, sertakan alasan nya. Atau kita bisa mendisposisikan undangan ke pihak lain. 
  4. Patuhi deadline. Tenggat waktu itu terkait dengan beberapa orang dan pekerjaan beberapa orang, terutama bila anda bekerja dalam team. Pastikan pihak lain tidak kerepotan karena anda.
  5. Rapat harus punya agenda jelas, waktu yang jelas, dan kesiapan yang pasti. Jangan buat rapat mengalir, hanya buang-buang waktu saja. 
  6. Cintai pekerjaan anda. Jangan lakukan karena terpaksa, jangan pula lakukan arena orang lain. Bersenang-senanglah.

Saturday, December 11, 2010

Let's Talk about WEEKEND!


Weekend alias akhir minggu alias Sabtu Minggu alias libur (bagi beberapa orang), atau dalam kamus saya sudah dimulai sejak Jumat sore, jelas merupakan momment yang paling kita tunggu. Pasti ada banyak acara atau malah sudah meniadakan semua acara.
Dalam kamu saya, weekend itu sama denganmenyenangkan diri sendiri. Dimulai dengan ritual bangun agak siang, dan diikuti mandi air dingin berlama-lama. Menyegarkan! Serasa beban selama weekdays ikut luntur terguyur air.
Weekend juga berarti quality time for myself. Kegiatan apapun harus bertujuan untuk diri sendiri. Mulai dari belanja ato sekedar window shopping ke mall dan butik, nongkrong di cafe sendirian sambil browsing hal-hal seru dan menikmati minuman dingin favorite, atau sekedar leyeh-leyeh di kamar dengan TV, dvd, snack, dan setumpuk majalah!
Weekend juga berarti relaksasi. Ke salon dan melakukan ritual creambath, hair mask, massage, serta hal-hal menyenangkan lain ato sekalian ke terapis pijat dan refleksi, melenturkan sendi-sendi dan otot. Semua tampak sangat berharga dan harus dilakukan.
Weekend juga berarti sedikit petualangan. Mengunjungi penjuru kota yangbelum sempat terjamah, berkeliaran ke museum, atau menyesatkan diri di belantara los dan kios pasar tradisional. Bahkan petualangan di luar kota yang unpredictable!
Weekend,mungkin adalah alasan kita bisa bertahan di kejam dan hectic nya weekdays!
Nah teman, bagaimanakah weekend mu?? 

Thursday, September 23, 2010

Paul Smith Spring 2011 RTW - MANLY YET BOYISH !!!

Paul Smith yg memang awal nya label untuk koleksi pakaian pria ini, baru saja merilis ready to wear collection nya untuk Spring 2011. Dan mungkin bisa ditebak, they back to basic, ke awal saat label ini didirikan, dgn koleksi yg terkesan manly, dan boyish. 
Seperti para wanita dalam fashion show ini mengambil celana, kemeja, dan dasi para pacarnya.
Tailored pants dengan pipa2 lebar, shorts, romper, kemeja, shirt dress, dan dasi serta briefcase tampak nyata dibalutkan pada tubuh model2 dengan rambut pendek.
Namun tetap dengan nafas feminim, dr pemilihan bahan seperti sutra, detail polka dot dan juga flower painted, serta penggunaan warna2 seperti ungu, lemon, dan oranye, serta potongan kemeja ketat dan asesoris berupa kacamata gaya cat-glasses.
Secara keseluruhan koleksi kali ini sangat segar, menarik, dan bersih.
This are some of pic or you can browse from style.com here


Thursday, June 17, 2010

FASHION SHOW : ENJOY THE DESIGN, NOT THE BODY

Beberapa waktu lalu, dalam sebuah acara fashion rutin bulanan yang diselenggarakan sebuah club di Jogja, ada hal yang benar2 mengganggu. bukan tembak menembak a la kejadian di sebuah club elite di Jakarta, bukan pula penggrebekan polisi karena ada razia narkoba, bukan. tapi masalah apresisai dalam fashion.

Tinggal di kota kecil (dalam skala fashion) seperti Jogja, memang tidak bisa dibandingkan dengan tinggal di kota besar seperti Jakarta. Kehidupan fashion serasa kurang gegap gempita, dan fashion people- nya haus akan pertunjukan fashion.

Di Jogja yang fashion show bisa dihitung dengan 10 jari dalam setahun nya, keberadaan monthly event fashion adalah sebuah "berkah". Walaupun di selenggarakan di club, dimana yang datang belum tentu semua nya fashion people, tapi event ini cukup menjadi sedikit oase bagi kami.

Tapi yang agak menyebalkan adalah kenyataan bahwa memang dengan beragam nya orang yang datang, tidak semua fashion people menimbulkan kemencolokan apresiasi terhadap fashion show itu sendiri.


club yang biasanya memang tempat untuk bersenang2, bersosialisasi sambil ajojing menikmati malam dengan cocktail ataupun minuman alkohol lainnya serta kebiasaan club menampilkan sexy dancer dalam list hiburan mereka, membuat sebagian orang memandang fashion show juga selayaknya sexy dancer show.
Mereka jelas dengan kasat mata bukan mengapresiasi baju yang diperagakan, tapi seprtinya mata mereka melotot lebih karena kemolekan tubuh para model dalam balutan pakaian sexy.

Sungguh agak menjengkelkan, sebuah karya yang harusnya diapresiasi, bukan tubuh. tapi mau bagaimana lagi, memang beginilah tempatnya, itupun sudah bersyukur ada fashion show rutin. Para fashion people sejati mungkin seperti halnya saya, hanya bisa tersenyum getir melihat tingkah para pengunjung club.

Sunday, January 10, 2010

I Hate Some High School Moron Whose Tipsy on Club






Sering pasti lihat remaja2 tanggung, entah anak sma atau anak kuliahan awal yang bareng2 masuk ke club. Awal nya biasa2 aja. Tapi llama-kelamaan bila malam semakin larut, they turn into some moron and ass-hole.
Anak2 SMA itu, entah kenapa sepertinya menganggap club hanya sebagai tempat mabuk. Jadi mereka pasti akan dating bareng2 dengan gerombolan mereka (yang tentu saja anak SMA juga), kemudian memesan alcoholic drink, entah by bootle atau by pitcher, dan terus minum dan tertawa sambil pandangan mata liar berimajinasi tentang wanita2 sexy di dalam club.
Blom sampe jam 1 pagi biasa nya kita udah nemuin mereka mabok. Yup, too early to get tipsy. Heran juga, secara kadang yg mereka minum cuma beer, sebotol pula. (akhirnya gw tau, mereka ”manasin” badan dulu pake minuman alkohol murahyan di luar club, karena memang harga botol di dalam lebih mahal berkali2 lipat).
Dan yang terjadi adalah, mereka berubah jadi orang paling idiot, saling mengejek antar teman, dan bahkan dengan orang yg ga mereka kenal, mulai bikin gaduh, ketawa, teriak, dan tentu saja, makin brutal merangsek ke venue dan mulai berani menggrepe-grepe para wanita. *sigh* their attitude its tottaly ass-hole.
Blom lagi begitu keluar club di jam 2 atau 3 pagi, mereka mulai teriak2 di jalanan, ngeluarin mobil dr parkiran seenak nya, srempet mobil yang lain, dan tentu saja masih bertindak arogan. Mengeluarkan kata2 cabul ke setiap gerombolan wanita yang lewat.
Kelakuan mereka ga berhenti sampai di situ aja, saat meninggalkan club mereka akan menyetir mobil seenak nya dan ugal2an di jalan sambil membuka kaca mobil dan teriak2 plus memaki2 like stupid moron.
Itulah alasan nya kenapa klo masuk, gw selalu mencari club dengan isi orang2 yang ber-attitude bagus. Bukan tipe2 anak sekolahana yang tujuan masuk ke club hanya mabuk dan melampiaskan sesuatu. It’s not a good katarsis.
Buat gw pribadi, masuk ke club adalah untuk menyenangkan diri, mencari ambience dan athmosphere yang menyenangkan, mencari semangat baru yang kadangtertutup oleh rutinitas. Tujuan utama gw adalah bersenang2. tujuan lain adalah, kita bisa jadi diri kita semau nya di dalam club. Orang lain tak akan ambil pikir kita datang dengan siapa, atau datang sendirian, apa yg kita pesan, pakaian yang kita gunakan, dan bahkan mereka tak perduli kalo kita menggila di floor dan dance it like crazy.
Yah tujuan gw selain bersenang2 adalah, DANCE!. I love to dance, dan ga ada rasanya tempat lain yang bisa membuat kita nge-dance sebebas ini, semua terserah kita.
Suatu saat gw pernah masuk club sendirian, kebetulan waktu itu DJ favorit gw just on turn table. Dan gw puas2in untuk nge-dance di tengah, tanpa hambatan, tanpa ragu, I did it all night long, almost non-stp. Sampai2 barista nya ngehampirin gw, dan bilang : “Hey, nice dance boss!”
and I answered “Thanks” sambil tersenyum, berikut nya dia menemani nge-dance dan bertanya : “Sama siapa?” dengan tersenyum gw jawab “Sendiri”.
Tiba2 dia bilang “OK, aku ambilin minuman dulu. Gratis! For your cool dance!” 
Yippy...!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...