Showing posts with label JURIS' Life. Show all posts
Showing posts with label JURIS' Life. Show all posts

Friday, March 2, 2012

Identitas dan Pencitraan

Pagi ini saya melakukan blog walking setelah sarapan pagi yg nikmat. Dari satu blog ke blog lain, dari blog fashion hingga blog sastra. Tibalah di sebuah blog yang ternyata milik kenalan saya. Saya sudah mengenalnya cukup lama, dia memang giat menulis, terutama hal-hal berbau sastra dan curhat.
Yang membuat blog tersebut "istimewa" bukan karena tulisan nya yang (memang) bagus, tapi justru karena sya dibuat terperangah dengan cara dia bertutur.
Seingat saya, selama beberapa tahun kenal dan berinteraksi, beliau adalah orang yang (dalam penilaian saya) gaul, suka bersosialisasi dan bersenang-senang serta cukup easy going pembawaannya. Yah boleh dibilang tipe anak gaul jaman sekarang. Setahu saya teman-teman juga sering menjulukinya seleb maya dan social butterfly di berbagai komunitas terutama di Jogja.
Hal yang berbalik 150 derajat tercermin dari blog nya. Dari tulisan-tulisan yang saya baca, jelas menimbulkan kesan beliau adalah seorang yang sangat religius, halus, bijaksana dan rumahan.
Lalu sejurus kemudian saya mulai berpikir, "Apa ini sebuah pencitraan?" atau "Apa saya yang tidak mengetahui identitas beliau lebih mendalam?"
Saya tentu saja tidak bisa menuduh blog nya hanyalah sebuah pencitraan, karena siapa tau memang saya yang bertahun-tahun kenal beliau mungkin tidak mengenal sama sekali aslinya. Entah karena memang identitasnya ditutupi atau tersamar oleh lingkungan, atau memang saya yang tidak terlalu pandai mengenali kenalan saya itu.

Dari sini saya berpikir, bahwa memang dunia maya bisa begitu mayanya hingga kita bahkan kesusahan membedakan atau bahkan (hanya) mengidentifikasi antara realita dan citra.

Saya pun teringat, awal minggu ini, saya bertemu dan berkenalan dengan individu-individu (tidak terlalu) baru dalam program pendidikan baru saya mulai ini. Sebagian dari mereka sudah saya kenal di jejaring sosial macam facebook dan twitter.
Ada satu orang yang membuat saya cukup tercengang. Seorang itu saya kenal di jejaring sosial sebagi orang yang sensitif, gampang marah dan selalu mengeluh. Tapi kenyataannya di dunia maya, sangat supel, baik dan simpatik.

Saya kembali diingatkan, jangan cuma menilai orang dari track nya di jejaring sosial, dan yang penting juga jangan cuma menilai seorang dari persepsi kita saat berkenalan dan berinteraksi dengan nya. Kombinasi keduanya lah yang terbaik. Karena (memang) citra dan realita sering susah dibedakan.

Thursday, December 22, 2011

Review and Resolution

Akhir tahun, bisa jadi saat-saat paling sibuk. Sibuk menyusun rencana liburan, sibuk menyelesaikan pekerjaan, hingga sibuk menyusun resoluis untuk menyambut tahun baru. Tapi selain menyusun resoluis, ada baiknya kita mereview sejenak apa-apa saja yang telah sukses kita capai di tahun yang sebentar lagi berakhir. sambil menusun ulang mimpi, memilah mana yang sudah terwujud, setengah terwujud, hingga yang belum tersentuh.

Saya mensyukuri tahun ini. Tidak saja karena beberapa mimpi saja terealisasi, namun bersyukur atas sesuatu anugerahj sederhana yang besar artinya, kehidupan. Ya, kehidupan yang membuat saya bisa melakukan hal-hal yang saya suka, seperti menulis blog ini untuk berbagi cerita, gagasan, dan menunjukkan optimisme akan mimpi saya.

Tahun ini, saya telah berhasil menyelesaikan studi yang lama tertunda karena berbagai hal. Tahun ini pula saya berhasil mempublikasikan majalah karya saya bersama teman-teman, ICED! Magazine. Tahun ini saya syukuri karena ada begitu banyak teman dan kenalan baru, partner kerja, kolega hingga sahabat.

Namun, mimpi untuk mendirikan label tas atas nama sendiri tampaknya belum bisa terwujud juga. Setelah sempat optimis di awal tahun lalu dengan adanya calon partner yang mengajak bekerja sama namun kandas di tengah jalan, rasanya tahun depan saya harus lebih giat lagi mengumpulkan uang atau mencari investor untuk mewujudkan mimpi ini.

Ada banyak mimpi berseliweran di kepala, sebagian selalu saya tulis, saya baca berulang-ulang. Karena tanpa berani bermimpi, mustahil kita akan berhasil.

Sekarang tinggal mnyusun strategi untuk tahun depan, tak hanya sebatas resolusi, apalagi keinginan buta belaka. Semoga senantiasa ada kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahrteraan melimpahi, sehingga mimpi-mimpi saya dapat terealisasi dengan lancar dan sukses.

Amien.

Friday, October 7, 2011

COCOON

.....




"If I know you will fly away,

I won't let you be a butterfly.."



.....

Wednesday, August 17, 2011

MERDEKA!

Selalu, setiap tahun nya mendekati 17 Agustus, pembahasan masalah nasionalisme menjadi makin gencar. Nasionalisme seakan segalanya, hingga masing-masing bagian dari dunia saya pun ikut terseret dalam raungan nasionalisme. 
Mulai dari semangat nasionalisme anak muda yang katanya luntur, serentetan masalah bangsa yang tiba-tiba di-list rapi oleh orang-orang di social media, hingga omongan tentang fashion yang nasionalisme.
Lalu apa itu nasionalisme?  Menurut Wikipedia,
Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia. 
Lalu ada satu kata lagi yang jarang diucapkan, namun punya sebatas garis tipis dengan nasionalisme. Chauvinisme! Apakah itu?  Sekali lagi menurut Wikipedia,  
Sauvinisme atau sovinisme (bahasa Inggris: chauvinism) adalah ajaran atau paham mengenai cinta tanah air dan bangsa (patriotisme) yang berlebihan [1]. Makna ini kemudian diperluas hingga mencakup fanatisme ekstrem dan tak berdasar terhadap suatu kelompok yang diikuti
Nah, kadang banyak orang (termasuk saya) sering tanpa sengaja menukar makna dan pengamalan dua kata di atas. Menurut hemat saya, Nasionalisme itu baik dan harus. Sedfangkan Chauvinisme ini seperti setan yang mengintai, sering kita menjalankan berdasarkan godaan nya tanpa sadar. Dan ya, ini tidak baik. 
Masih ingat, beberapa waktu lalu, saya menulis status di sebuah akun social media, "Makan malam: spaghetti dan orange aquash.". lalu seperti biasa banyak bermunculan komen dari teman-teman sesama penghuni social media. Salah satunya membuat saya jengah. Teman saya itu berkomentar " Mana nasionalisme nya, sok kebarat-baratan. Mending makan PECEL!" 
Hal-hal seperti di atas, mungkin tak sadar muncul tiap hari. Semakin dekat dengan 17an, makin sering hilir mudik, baik di kehidupan sehari-hari, juga di raah social media. 
Orang-orang mulai berujar atau menulis " Tunjukkan nasionalisme lo, jangan tonton film asing!" atau "Ngapain makan di fast food kapitalis a la barat, mending tunjukin nasionalisme lo!"
Lalu saya mulai bertanya (sambil menyumpah serapah tentunya) "Apakah mereka benar-benar mudeng arti Nasionalisme? Atau jangan-jangan memang kami berbeda frekuensi soal kepemahaman ini."
Karena ini tulisan representasi diri saya, hal-hal yang mereka sebut nasionalis itu saya rasa lebih cocok dikategorikan dalam chauvinisme. 
Nasionalisme itu memang tak cuma dalam hati, namun perlu dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, namun bukan berarti kita diperbudak oleh chauvinisme hingga lambat dalam memajukan bangsa dan negara ini karena terkungkung kefanatikan yang sempit. 
Sama seperti tak mengunggah avatar bendera merah putih, bukan berarti saya tak mengibarkannya dengan bangga dalam hati.

Dirgahayu Republik Indonesia! 
Merdeka!

Monday, July 18, 2011

They Call Me Weird!

Sering disebut aneh? 
Saya sering. Bahkan ungkapan "Kalo gw pake baju ini bakal dirajam orang se-Jogja nggak ya?!" adalah ungkapan umum yang sering didengar teman-teman dari mulut saya.

Ya, kebiasaan saya adalah menjadi unik. Entah kenapa, dengan being unique rasanya seperti mengatrol beratus-ratus meter rasa percaya diri. Lagipula saya sering ilfil kalau harus menjadi sama seperti orang kebanyakan. Saya bisa berhenti mendengarkan lagu yang sebelumnya saya sukai, kalau tiba-tiba semua orang mulai menempatkannya di playlist masing-masing, mendendangkannya tak hanya di kamar mandi, dan lebih parahnya mulai menjadi groupies dari penyanyi atau musisi tersebut. Intinya saya ga suka jadi templating!
Begitu juga soal penampilan. Prinsip saya know the first, tak peduli nanti saya terapkan dalam keseharian atau tidak. Fashion, trend, dan style yang begitu dinamis membuat saya seperti tak pernah berkedip dalam jejaring informasi fashion and lifestyle! 

Masih ingat sekali tahun lalu, saat di beberapa street style fashion blog seperti Sartorialist dan sebagainya mulai sering mempertontonkan roll up pants dengan sockless shoes, saya pun segera menyukainya dan berusaha mengaplikasinya sebagai gaya pribadi. Alhasil di minggu-minggu pertama komentar semacam, "Kebanjiran di mana lo?" atau "Kehabisan kaos kaki bro?" pun gencar menyambar.

Akhir tahun yang lalu saya sempat "sedikit" berseteru dengan capster salon langganan saya, yang kekeuh tidak mau menuruti intruksi saya untuk memotong rambut saya hilang tandas hanya pada bagian kanan saja. Dia ngotot berujar "Nanti mas dikira orang gila, otak nya miring, kayak kepalanya!"
Dan saya balas berseru ke front desk "Stop, saya mau ganti capster SEKARANG!" Sekarang toh banyak yang mengikuti "kegilaan dan otak miring saya, bahkan perempuan-perempuan cantik berambut indah terurai!

Memang butuh waktu untuk trend baru diterima oleh orang kebanyakan. Tapi begitu diterima, artinya sudah bukan trend lagi buat saya. Basi. Usang. Cheesy. Templating. Biasa. Standar! 

Itulah saatnya saya mulai mencari trend terbaru, menimbang-nimbangnya apakah bisa saya aplikasikan di sini, dan mengkompromikan nya dengan personal style dan signature style saya. Tujuan nya jelas. Saya tak ingin cap Fashion Victim melekat di jidat saya. Karena hakekatnya, fashion, trend, style itu untuk membuat kita nyaman karena memaksimalkan diri kita. Bukan menjajah diri kita!

In the end, saya cuma mau berujar:

"Sudah lah patuhi tugas masing-masing. Tugas anda (dan juga saya) adalah memakai. Tugas mereka mengkritik. Selesailah!"

Saturday, February 26, 2011

Karaoke Playlist

Karaoke. Kegiatan yang satu ini, sudah bukan hal asing lagi. Beberapa bilang sebagai hobby, beberapa bilang sebagai sarana refreshing, sebagian lagi bilang "kegiatan bareng-bareng paling seru", dan banyak yang akan menyebut nya, the perfect killing time.
Yah memang banyak hal yang membuat karaoke seru. Tapi buat gw, yang terpenting adalah play list nya.
Karaoke, itu buat gw adalah sarana nyanyi semau kita. Untuk itu gw selalu pilih lagu yang enak dinyanyikan. Beberapa lagu sengaja gw pilih dari jaman ketima "masih lebih muda", lagu-lagu yang sudah jarang terdengar. Tapi ga ada salah nya sesekali berkaraoke dengan lagu super up beat dan musik genre dance techno. But, i do prefer sing ballads!
Ada beberapa lagu yang selalu ada di play list karaoke gw, ini beberapa:
  1. Stay The Same - Joey McIntyre 
  2. Can't Take My Eyes of You 
  3. When You Say Nothing at All - Ronan Keating 
  4. Whole Again - Attomic Kitten 
  5. Eternal Flame - Human Nature 
  6. Lagu-lagunya ABBA, mulai dari Dancing Queen sampai Mama Mia 
  7. Lagu-lagu a la Boy Band jaman late 90's and early 2000 semacam Backsreet Boys, N*Sync, dll
  8. Can't Fight The Moon Light - LeeAnn Rimes
  9. Lagu-lagu para Diva, mulai dari Mariah, Shania, Celine, dan konco-konconya.
  10. Selalau ada lagu-lagu up beat dari The Black Eyed Peas
Kelihatan nya jadul banget ya playlist gw? Karena menurut gw, lagu-lagu baru masih enak bgt didengerin, bukan dinyanyiin. Dan lagian, seperti gw bilang di atas, gw suka lagu yang "dinyanyiin" bukan lagu dgn musik catchy dan full techno kayak trend beberapa tahun terakhir ini.

So, tell me your favorite karaoke songs!

Tuesday, January 18, 2011

Mimpi : Tak selamanya Indah

Mimpi.
Yang akan terbayangkan di benak kita pasti sesuatu yang indah, seperti dunia Alice atau bahkan mimpi erotis yang menggetarkan dan (tentu saja) membuat kita basah. Atau malah mimpi yang membuat kita menangis, dengan segerombolan hantu dan hal-hal meankutkan yang jadi peran utama nya.
Mimpi.
Yang biasa disebut bunga tidur ini tak selamanya seharum dan seindah bunga. Ada kalanya mimpi itu menakutkan, mengerikan, menyedihkan.
Mimpi.
Yang cuma sekelebat dan kadang tak kita ingat detail nya setelah bangun itu menyimpan misteri. Pertanda dan ramalan yang menggugah alam sadar kita.

Ya.. mimpi ituyang mengganggu kehiduan saya di hari minggu yang cerah di bulan Januari ini.
Entah karena kelelahan karena di hari sebelum nya ada pemotretan untuk majalah dari pagi-pagi buta, hingga gelaran Ngayogjazz dalam rintik hujan hingga tengah malam nya. yang jelas mimpi itu tiba-tiba hadir.
Pagi setelah subuh,  saya bermimpi gigi taring (ato geraham pertama setelah taring, -agak lupa) tanggal. Tanggal begitu saja, tanpa rasa sakit, dan terpecah jadi dua bagian.
Bangun tidur buru-buru saya ingat-ingat kembali tiap detail mimpi itu. Sambil berharap-harap cemas musibah tak jadi datang.
Saya orang Jawa. Kami akrab dengan pertanda dan tafsir mimpi. Sudah jadi rahasia umum di kalangan suku jawa, bahwa mimpi gigi tanggal artinya dalam waktu dekat akan ada sudara dan orang terekat yang meninggal. Dijemput Sang Malaikat Maut menuju hadapan Sang Khalik.
Segera saya sms keluarga, menanyakan adakah keluaraga yang sakit sambil bercerita tentang mimpi saya. Tak lupa menanyakan pada teman, yang kebetulan ahli ramal meramal.

Mimpi itu membuat hari Minggu cerah itu agak berantakan dengan semburat sendu dan kecemasan yang menghampiri. Walaupun saya tau, dan juga meyakinkan diri sendiri, bahwa mimpi itu hanya bunga tidur, tapi tetap saja mimpi memang tak selamanya indah.

Friday, January 14, 2011

DOUBLE AGENT : The Most Dangerous People Arround

Jadi, apa seh yang gw sebut sebagai Double Agent?
Double Agent adalah orang bermuka dua (atau banyak) yang kalau di depan kita jadi teman, tapi di belakang malah ngomongin keburukan kita ke orang-orang lain, di depan orang lain jadi sekutu mereka, tapi di depan kita ngejelek-jelekin mereka. Tampak membingungkan ya? Intinya Double Agent itu frenemies, alias musuh dalam selimut. Dia ngorek-ngorek info dari kita trus nyebarin keburukan2 kita ke orang lain, atau lebih parah lagi, ke rival kita.

Kenapa Double Agent bahaya?
Jelas bahaya, rahasia kita bisa dia bongkar di mana-mana. Belum lagi pandangan kita terhadap suatu masalah yang mungkin tidak tepathare ke publik, malah dia buka di mana-mana.

How to treat the Double Agent?
Mending disingkirin, dijauhin, apalagi kalau berkaitan dengan sebuah komunitas. Bisa bahaya jelas. Semua bisa ngerasa diadu domba.

Jadi, selain Tif, Double Agent memang adalah The Dangerous People Arround!

Tuesday, December 28, 2010

KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA : Raport Merah Indonesia!

Kerukunan dan toleransi antar umat beragama rasanya masih menjadi raport merah dalam kehidupan di Indonesia. Terlebih di tahun 2010 yang serba dinamis ini. Mulai dari permasalahan keyakinan berujung kekerasan, kasus-kasus main hakim sendiri pada jemaat Ahmadiyah, ribut-ribut perijinan pendirian rumah ibadah, intimidasi pada praktek ibadah umat lain, dan lain sebagainya.
Serasa di bawa ke masa reformasi, saat intoleransi umat beragama di Indonesia menjadi catatan buruk sejarah. Tak terhitung lagi berapa kasus kerusuhan yang mengatasnamakan agama, belum lagi jumlah korban jiwa dan materi yang timbul.
Pertanyaan nya adalah : Mau Sampai kapan Bangsa Indonesia Terus Terjebak pada Masalah Intoleransi Ini?
Jawaban nya ada pada masing-masing dari kita.

Percuma bila pemerintah punya undang-undang dan pearturan kalau kita di akar rumput tak mempraktekan nya.
Percuma masing-masing agama punya institusi tertinggi, bila masih di isi dengan individu-individu yang tak pro-toleransi.
Percuma bila dimana-mana Pita Bhineka Tunggal Ika cuma digenggam oleh cakar kokoh Sang Garuda.
Percuma bila kita, anda, dan saya tak bergerak untuk membuka mata, harti, diri, lalu kemudian bergerak untuk menyelamatkan bangsa ini dari krisis toleransi.

Agama, setahu saya, adalah ajaran baik. Tuhan, setahu saya tak menukai kekerasan dan peperangan.
Tuhan siapapun, Tuhan agama apapaun, ajaran agama apapun, pasti demi kebaikan dan perdamaian.
Tinggal kita-kita ini para pemeluk dan penyembahnya yang bertindak.

Ayo kawan, tak peduli apa agama mu, jangan jadikan sebagai jurang pemisah. 
Ayo teman, tak peduli bagaimana cara mu menyembah Sang Kuasa, jangan jadikan sebagai pemicu perselisihan. 
Teman, mari bergandeng tangan... Untuk Indonesia yang LEBIH BAIK.

COUNT DOWN TO 2011

Tinggal beberapa hari lagi menuju 2011. Tahun yang baru dengan berbagai rencana baru yang siap diwujudkan. Saatnya memancarkan harapan baru demi kebaikan bersama. 
Lalu apa kabar tahun 2010 yang akan kita tinggalkan ini? 
Sudahkah berbagai macam rencana dan pengharapan yang kita rapal setahun lalu terwujud? 
Sudah? Alhamdulillah... 
Belum? Tak apa. Terus berusaha, mungkin 2011 adalah tahun kita. Saya jelas akan menjadikan 2011 tahun JURIS BRAMANTYO. 
KEbiasaan rasanya membuat resolusi menjelang tahun baru. Hanya saja resolusi semata tak cukup untuk membuat perubahan ke arah yang lebih baik. Canangkan resolusi kalian, pasang strategi, lalu laksanakan. Ya, bergeraklah.. untuk diri sendiri dan orang-orang tersayang di sekitar kita.

Teman, selamat menyongsong tahun 2011 dan selamat menyukuri yang telah terjadi di 2010.

Wednesday, December 22, 2010

I LOVE MY MOM

"satu-satu aku sayang ibu.. dua-dua aku sayang ayah.. .."

Ingat penggalan lirik lagu anak-anak di atas? 
Ya, rasanya tak berlebihan berulang kali menyebut "Aku sayang" terhadap Ibu, Mama, Mami, Nyokap, Emak, atau apapun sebutan kita terhadap orang yang telah melahirkan kita.Bahkan dengan mengucap kata-kata itu tiap menit bak merapal mantera pun tampak nya masih kurang, untuk mengungkapkan kecintaan kita terhadap Ibu.
Ibu saya (saya memanggilnya ibu', lengkap dengan akhiran 'k' di akhir huruf u), adalah orang yang hebat. Beliau Ibu yg bekerja tapi mampu mengurus anak-anak nya dengan baik. Kami (saya dan 2 adik laki-laki saya) semua nya tumbuh dengan perhatian, pendidikan, dan rasa sayang yang lebih dari cukup. 
Masih ingat waktu kecil, berkat ibu saya yang juga seorang guru, saya sudah bisa baca tulis sebelum masuk TK. Masa remaja pun saya lewati dengan penuh kebebasan, mulai dari bebas berteman dengan siapa saja, menentukan sekolah sendiri, sebebas nya memilih ektrakurikuler di sekolah, dan apapun.
Ibu saya hebat. Bangun pagi-pagi dan selalu menyiapkan sarapan buat kami sekeluarga. Padahal beliau harus juga berangkat sebelum jam 7 pagi karena profesinya sebagai seorang guru. 
Ibu saya penuh pengertian dan toleransi. Beliaulah yang mengajarkan pada kami anak-anak nya tentang berpikiran terbuka, peka terhadap lingkungan sekitar, dan tak pernah membeda-bedakan seseorang karena ajaran agamanya. Ya, Ibu saya yang muslim dan menempuh pendidikan Kristen waktu kuliah, saya jadikan contoh bagaimana harus bertoleransi.
Ibu saya juara. Bahkan sampai sekarang. Dan saya bersyukur punya Ibu yang hebat seperti beliau. 
Di Hari Ibu kali ini, kebetulan sekali saya bisa bertemu Ibu dan Bapak yang kebetulan sedang berlibur di tempat Nenek. Senang, walaupun hadiah batik buat Ibu belum sempat dibeli :)
Happy Mothers Day!
Selamat Hari Ibu!

dedicated to my Mom, Sri Junarti, S.Pd

Monday, December 20, 2010

#GATHERING @fiksiminijogja : MERAH MERIAAAHHH...!!!!

Sabtu 18 Desember 2010 menjadi hari yang menyenangkan bagi para #FMersJogja. @fiksiminijogja mengadakan #Gathering untuk ke-4 kalinya.
Bertempat di Kedai Kopi Babarsari @KeikoBBC, tampak #FMersjogja sudah mulai berdatangan dr jam 18.30 walaupun gerimis mulai turun rintik-rintik. dresscode kali ni MERAH, makin meriahkan suasana.
Acara yang dipandu MC @effendiharyo dan @alyathequeen diisi dengan perkenalan (ada beberapa anggota baru yg baru hadir), presentasi pengurus mulai dr Adipati @pramoeaga, Camat Jaba Nagari @daprast, Camat Jero Nagari @juris_the_great dan juga @mikdad yg mewakili Camat Pasok tukon @hanasutoro. Tak ketinggalan presentasi laporan kegiatan #FiksiminiforMerapi dr Ketua #F2M @juris_the_great
Ada juga quiz, membguat fiksimini di tempat dengan topik MERAh dan berhadiah buku "Dua Sisi Bintang" karya Dian Pramono yang cover nya di design oleh #FMersJogja @felixkriz. Selain itu yg tidak bs hadir jg bisa ikut quiz untuk memperebutkan T-shirt @fiksimini.
Setelah ngobrol ngalor-ngidul saling merapat dan mengenal, acara diakhiri dengan sesi foto yang hietss! 
Merah pun makin meriah! 
pose! pose! pose!
Merah Meriah nya @fiksiminijogja

wajah-wajah pemenang Quiz #Gathering @anggatubagus dan @ranangdagama
Thanks to @Deschavyana fotografer hiets yg udah mengabadikan kemeriahan ini!

ps: banyak yg bilang nyesel ga dateng #Gathering, makanya kalo @fiksiminijogja ngumpul2 wajib ikut! biar makin hiets! :)

Wednesday, December 15, 2010

LIFE RULES

Dalam hidup ini kita selalu bersinggungan dengan individu lain. Di mana pun, kapan pun, siap tidak siap kita harus selalu sanggup untuk bersosialisasi. Mudah atau susah nya menjalani kehidupan sebagai mahluk sosial ini, semua nya tergantung oleh kita sendiri.
Ada beberapa peraturan tak tertulis yang wajib kita tau dan laksanakan dalam kehidupan ini. Semuanya tak lain hanya untuk kebaikan kita bersama.
  • Hormatilah orang lain kalau mau dihormati juga. 
  • Ada 3 kata wajib yang tidak boleh kita lupa. "Terima kasih, Maaf, Tolong."
  • Jangan pernah terlambat tanpa ijin atau memberitahu alasannya. 
  • Selalu ingat, masing-masing individu punya kehidupan dan kepentingan nya.
  • Skala prioritas itu penting. Buat dan lakukan.

Saturday, December 11, 2010

Let's Talk about WEEKEND!


Weekend alias akhir minggu alias Sabtu Minggu alias libur (bagi beberapa orang), atau dalam kamus saya sudah dimulai sejak Jumat sore, jelas merupakan momment yang paling kita tunggu. Pasti ada banyak acara atau malah sudah meniadakan semua acara.
Dalam kamu saya, weekend itu sama denganmenyenangkan diri sendiri. Dimulai dengan ritual bangun agak siang, dan diikuti mandi air dingin berlama-lama. Menyegarkan! Serasa beban selama weekdays ikut luntur terguyur air.
Weekend juga berarti quality time for myself. Kegiatan apapun harus bertujuan untuk diri sendiri. Mulai dari belanja ato sekedar window shopping ke mall dan butik, nongkrong di cafe sendirian sambil browsing hal-hal seru dan menikmati minuman dingin favorite, atau sekedar leyeh-leyeh di kamar dengan TV, dvd, snack, dan setumpuk majalah!
Weekend juga berarti relaksasi. Ke salon dan melakukan ritual creambath, hair mask, massage, serta hal-hal menyenangkan lain ato sekalian ke terapis pijat dan refleksi, melenturkan sendi-sendi dan otot. Semua tampak sangat berharga dan harus dilakukan.
Weekend juga berarti sedikit petualangan. Mengunjungi penjuru kota yangbelum sempat terjamah, berkeliaran ke museum, atau menyesatkan diri di belantara los dan kios pasar tradisional. Bahkan petualangan di luar kota yang unpredictable!
Weekend,mungkin adalah alasan kita bisa bertahan di kejam dan hectic nya weekdays!
Nah teman, bagaimanakah weekend mu?? 

Tuesday, November 30, 2010

"DITAGIH ANJI DRIVE"

Minggu 28 November di AngkringQ, jadi kesempatan kedua bagi gw dan @fiksiminijogja buat ketemuan dengan salah satu icon #Fiksiminier yang sering di-RT dan wara-wiri di TL. Yak, siapa lagi kalo bukan @driveAnji :)
Vokalis band yang baik hati ini memang selalu menyempatkan untuk ketemu dengan para Fiksiminiers saat ke Jogja.
Beberapa bulan sebelum nya saat gathering pertama @fiksimini jogja juga bertemu dengan Anji. Sekarang gw sukses ditagih janji ngebuatin fedora decorative dgn green feathers permintaan mas Anji hehehe.. Sabar, insyaallah saat Festival Fiksimini Nasional udah jadi dan siap diserah terimakan mas..  :D

Tuesday, October 12, 2010

MAGAZINE !!! Fabulous Gift from Faboulous Friend from Fabulous Country

Absolutely, I am a magazine reader, fashion magazine reader. 
I always try to get any different magazine from another country. Though sometimes I can't read it at all because of the foreign language and foreign letters. Enjoying and appreciate the fashion spread, the portofolio and the editorial are exciting. 
Many many thanks to Dea @DeschaVyana who brought me 7 magazines from Amsterdam, Paris and Frankfurt.
And also for Metta @chocoluv312 from Amsterdam

 from Amsterdam, the beautiful yet urban L'officiel and superb Men's Magazine JFK with Leonardo DiCaprio on cover

Flair, Fashion Tale Autumn, Muteen, La Mode C'est Vous
InStyle, Glamour, Biba

Fashion Tale Autumn is my fave, it's not like a magazine at all, just like portofolio compilation from designer in colaboration with photographers

Saturday, October 2, 2010

HARI BATIK NASIONAL

2 Oktober telah ditetapin sebagai Hari Batik Nasional, mengiringi pengakuan UNESCO tentang batik sebagai warisan budaya darr Indobnesia. 
Tapi tampak nya hal itu hanya sekeder euphoria belaka saja. 
Tahun 2010 ini, sepi perayaan, orang2 mulai malas pakai batik lagi tampak nya. Mau tau alasan nya? Simple, beberapa menjawab "Tanggal 2 pas hari sabtu seh, kan libur, ngapain pake batik." 
See... memang kebanyakan pakai batik karena jd seragam wajib di kantor atau kampus ya.. walaupun saya masih yakin, besar juga jumlah orang yg memang benar-benar CINTA BATIK.
Apakah kita akan selalu mengabaikan warisan budaya luhur nan indah ini? Apakah kita selalu "kurang" bangga memakainya? Apakah kita baru terbakar saat tetangga sebelah mengklaim jd milik mereka? 
Ah.. teman, ayolah... PAKAI KEBANGGAAN MU! 

I LOVE BATIK.
I LOVE INDONESIA.

Friday, September 10, 2010

Sunday, September 5, 2010

SELEKSI ALAM

tanpa perlu dipilah-pilih, tanpa perlu disingkirkan atau diutamakan,
semua sudah menuruti hukum seleksi alam
hanya yg sesuai yg akan bertahan
lain nya lepas satu-persatu perlahan-lahan

Saturday, September 4, 2010

KAMAR KEMALINGAN!

yak, dan 3 September 2010 adalah hari yg naas.
kamar gw kemalingan. 3 HP raib, dompet beserta isinya, juga sebuah helm.
cuma bisa kaget trus mencoba ikhlas. mungkin sang maling sedang benar2 butuh uang untuk biaya lebaran ya?
anggap saja berbagi rezeki, sambil terus berdoa supaya segera dapat ganti yg lbh baik dr Tuhan :D
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...